Tips Memotret Bulan Untuk Anda yang Hobi Fotografi

By Categories : Tekno

Apakah Anda memiliki hobi fotografi? Jika iya, rasanya belum lengkap jika Anda belum pernah memotret bulan dalam melakukan hobi tersebut, khususnya bagi Anda yang mengkhususkan diri sebagai orang yang hobi fotografi landscape. Memotret bulan memang bukan hal yang mudah, karenanya banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana tips memotret bulan agar dapat menghasilkan foto yang bagus. Dalam fotografi, masalah pencahayaan memang bukan hal yang dapat dikatakan mudah, baik siang maupun malam hari sebenarnya memiliki tantangan tersendiri. Kelebihan cahaya ataupun kekurangan cahaya sama-sama merupakan kesalahan dalam fotografi.

Tips Memotret Bulan Untuk Anda yang Hobi Fotografi

Hal ini juga yang menjadi salah satu kendala dalam memotret bulan. Keadaan sekitar gelap, namun bulan sendiri bercahaya cukup terang. Jadi jika tidak tepat dalam mengatur pencahayaan maka gambar bulan yang akan dihasilkan bisa hanya berupa bulatan yang terang dengan gelap disekitanya, tak ada sisi menarik dan keindahan yang dihasilkan. Untuk itu saat memotret bulan, Anda perlu untuk mengatur pencahayaan dengan memperhatikan triangel exposure (ISO, Diafragma, Shutter speed), tentu Anda telah mengetahui ketiga elemen fotografi ini bukan? Nah, jadi dalam memotret bulan Anda harus menyetel mode manual, jangan menggunakan mode auto karena gambar yang akan dihasilkan bisa hanya berupa foto bulatan cahaya. Jadi, bagi Anda yang belum mahir dalam mengutak-atik Triangel exposure, mungkin lebih baik terlebih dahulu dalami dan pahami teknik tersebut.

Dengan pengaturan yang tepat, Anda bisa menghasilkan foto bulan dengan detail yang lebih. Nah, tips tersebut adalah tips memotret bulan yang utama. Jika Anda sudah memahami dan mahir dalam hal tersebut, maka tips selanjutnya adalah tips dalam mengambil gambarnya, karena setiap objek foto dapat diambil dengan angel dan kemasan yang berbeda yang akan menghasilkan hasil foto yang berbeda pula.

Pertama, pahami siklus bulan, siklus yang berbeda memiliki bentuk bulan yang berbeda pula, Anda dapat memilih mana yang akan Anda jadikan waktu memotret. Apakah bulan purnama atau full moon, gibbous moon, quarter moon, atau crescent moon, jadi bukan hanya bulan purnama saja yang dapat Anda jadikan objek memotret. Kemudian pilihlah waktu yang tepat untuk memotret, karena selain pada malam hari, terkadang bulan juga sudah muncul di sore hari ataupun masih ada di pagi hari, walaupun umumnya di malam hari. Untuk ini Anda dapat memilih senja hari, yaitu sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam. Kemudian isi frame juga penting, tentu bulan tak akan menarik jika tanpa frame yang mendukung. Misalnya dengan lensa tele, Anda bisa semakin mendapatkan detail bulan yang lebih. Selain itu Anda bisa mengisi frame dengan foreground, seperti memotret bulan dari celah pohon. Tips memotret bulan yang terakhir yaitu untuk menggunakan tripod. Baca juga Tips memotret kembang api.

Loading...