Prinsip Cara Kerja Kapal Selam Ternyata Cukup Sederhana

By Categories : Tekno

Siapa sih yang tidak tahu kapal selam ? Selain digunakan sebagai persenjataan perang yang sangat mematikan, sebuah kapal selam juga merupakan sebuah alat persenjataan suatu negara yang dianggap rahasia. Kenapa dianggap rahasia ? Hal ini karena kapal selam ini tidak selalu tampak oleh mata karena benda ini bisa masuk ke dalam air, bahkan beberapa negara maju memiliki kapal selam canggih yang tidak bisa tertangkap oleh radar musuh oleh karena itu kapal selam ini mempunyai julukan killer silent. Namun, apakah Anda tahu bagaimana cara kerja kapal selam yang begitu besarnya dan beratnya juga sampai puluhan ton dapat mengapung dan menyelam ke dalam perairan dalam tempo yang cukup singkat ? Ternyata prinsip kerjanya cukup mudah, dan juga tidak banyak orang yang tahu. Untuk itu, mari perhatikan beberapa prinsip kapal selam berikut ini.

Cara Kerja Kapal Selam

Cara kerja kapal selam ini ternyata menerapkan prinsip hukum archimedes. Ilmuan asal Yunani ini merupakan salah satu ilmuan yang cukup terkenal dalam beberapa abad bahkan sampai sekarang. Prinsip kerja hukum archimedes ini cukup sederhana karena syarat sebuah benda dapat dikatakan mengapung yaitu jika gaya apung ini harus lebih besar dari sebuah berat benda itu sendiri. Jika Anda masih kebingungan dari prinsip archimedes ini Anda bisa menyimak terlebih dahulu beberapa bagian dari sebuah kapal selam yang mempunyai tugas dan fungsinya masing masing. Bagian bagian tersebut meliputi: Katup udara, tempat atau bagian ini berguna untuk memasukan sejumlah udara kedalam tangki atau biasa disebut ballast. Bagian yang kedua yaitu tangki atau ballast, tanki inilah yang mempunyai fungsi utama sebagai penyimpan air maupun penyimpan udara. Selain itu, bagian yang cukup penting lainnya yaitu katup air, bagian ini mempunyai fungsi untuk memasukan air kedalam tanki atau ballast. Semua bagian tersebut dapat bekerja dengan baik dengan adanya sebuah alat penting yaitu kompresor tangki udara. Alat inilah yang mempunyai tugas sangat vital agar sebuah kapal selam dapat menyelam dan muncul ke permukaan air. Alat ini berguna untuk memompa sejumlah air dan digantikan dengan sejumlah udara dan bisa juga sebaliknya.

Cara kerja kapal selam yang pertama dimulai ketika sebuah katup udara di isi oleh sejumlah udara yang memenuhi tangki ballast menggunakan kompresor tanki udara sehingga sebuah kapal selam yang beratnya puluhan ton ini bisa mengapung. Sedangkan untuk cara kerja kapal selam agar dapat melayang di dalam perairan yang dalam yaitu dengan membuka katup air dan menutup tanki udara sehingga air yang ada di laut masuk ke dalam tangki ballast dan ukuran atau jumlah air laut ini disesuaikan dengan kebutuhan agar kapal selam dapat tenggelam ke sebuah kedalaman yang ditentukan. Itulah mengapa sebuah kapal selam dapat mengapung dan tenggelam dengan cepatnya. Baca juga Sistem navigasi kapal laut.

Loading...