Manfaat dan Cara Kerja Sistem Pendingin Mesin Mobil

By Categories : Tekno

Bagi Anda yang memiliki mobil tentu seringkali melakukan rutinitas memanaskan mobil di pagi hari. Panas mesin saat digunakan untuk berkendara memang harus stabil, namun saat berkendara pun mesin tidak boleh terlalu panas atau melebihi panas yang seharusnya, untuk itu mesin membutuhkan pendingin dengan cara kerja sistem pendingin mesin mobil yang maksimal. Saat mesin bekerja akan bertumpu pada bahan bakar yang menghasilkan panas, jika dipakai dalam waktu lama dapat terjadi over heating. Untuk itu sistem pendingin inilah yang bekerja untuk menetralisir panas agar tidak terjadi panas yang terlalu tinggi pada mesin. Sebenarnya sistem pendingin mobil ada dua macam yaitu sistem pendingin air dan ada juga sistem pendingin udara.

Manfaat dan Cara Kerja Sistem Pendingin Mesin Mobil

Antara keduanya pada umumnya memiliki kelemahan dan juga kelebihan. Namun, kebanyakan sistem pendingin yang gunakan pada mobil adalah sistem pendingin air. Sistem ini memiliki keuntungan yaitu pendinginannya yang lebih cepat, serta lebih aman karena seluruh ruangan bakar dikelilingi oleh air. Lebih lanjut dalam sistem pendingin air dilengkapi dengan radiator, kipas, slang karet, thermostat, water jaket, pompa air, fan cluth dan lain-lain, dimana komponen-komponen ini bekerja saling bergantian dan melengkapi. Cara kerja sistem pendingin mesin mobil berawal dari blok mesin. Air radiator akan mengalir ke blok mesin guna menyerap panas mesin. Air radiator yang panas akan didinginkan kondensor radiator. Kondensor akan didinginkan oleh kipas radiator untuk menyedot panas keluar. Nah alat ini yang disebut water pump atau pompa air. Baca GPS mobil terbaik.

Di dalam water pump terdapat alat yang bernama thermostat yang berguna sebagai pembuka atau penutup klep yang tersambung ke ruang pendingin. Thermostat ini sangat penting untuk menjaga suhu mesin mobil. Idealnya pada suhu 80 derajat celcius keadaan klep akan menutup dan pada suhu 84 keadaan klep akan terbuka. Air radiator juga harus sangat dijaga keutuhannya jangan sampai habis atau kurang karena akan mengganggu kinerja dari pendinginan mesin mobil. Masalahnya jika air radiator kurang dan mesin mobil tetap jalan atau bekerja maka akibatnya mesin akan mati karena secara otomatis fail safe yang berada di ecu akan memerintahkan mesin untuk mati. Nah hal ini terjadi juga karena air radiator yang kurang atau tidak beres. Untuk itu Anda harus senantiasa mengecek air yang tersedia di dalam pendingin ini, terlebih saat akan melakukan perjalanan jauh. Anda juga baiknya menyediakan cadangan air di dalam mobil Anda untuk mengantisipasi kekurangan air ditengah perjalanan.

Nah, apakah kini Anda sudah paham tentang cara kerja sistem pendingin mesin mobil dan mengetahui manfaatnya? Maka, selalu rawat semua komponen di dalam mobil Anda termasuk pendinginnya untuk menjaga mobil agar tetap memiliki performa yang maksimal. Baca juga Cara kerja sistem AC mobil.

Loading...