Fungsi Komponen dan Cara Kerja Sistem AC Mobil

By Categories : Tekno

Kini AC bukan hanya terdapat di ruangan-ruangan saja, mobil pun banyak yang menggunakan AC. AC yang merupakan istilah singkatan dari Air Condisioner memang cukup diminati oleh orang-orang sebagai alat pendingin suhu ruangan yang kini juga pendingin suhu di dalam mobil. Walaupun tempat keberadaannya berbeda, namun cara kerja sistem AC mobil tak jauh berbeda dengan AC ruangan pada umumnya. Apakah Anda penasaran dengan cara kerja sistemnya? Mengetahui cara kerja sistem setiap alat yang Anda gunakan memang kadang perlu, selain untuk menambah pengetahuan, saat alat tersebut rusak, pengetahuan tersebut juga bisa membantu Anda, setidaknya saat Anda pergi memperbaikinya dan Anda diberitahu masalah dalam alat tersebut, Anda bisa mengerti.

Fungsi Komponen dan Cara Kerja Sistem AC Mobil

Dengan begitu pun Anda bisa terhindar dari penipuan perbaikan alat. Alat apapun, bukan hanya AC mobil saja. Itulah salah satu keuntungannya, bahkan mungkin jika pengetahuan Anda telah berkembang, Anda bisa memperbaiki alat tersebut sendiri. Nah lalu bagaimana cara kerja sistem AC mobil? Sebelum membahas tentang cara kerjanya, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui apa saja komponen yang ada dalam sistem tersebut juga fungsinya. Komponen AC mobil yang pertama adalah kompressor yang berfungsi mengalirkan refrigerant/freon media pendingin dalam sistem AC mobil, kompresor ini digerakan oleh mesin mobil. Komponen kedua adalah kondensor yang berfungsi mengubah freon menjadi bentuk cair. Ketiga, filter atau dryer berfungsi sebagai penyaring kotoran di dalam sistem tersebut. Baca juga Teknologi mobil hybrid.

Selanjutnya, katup ekpansi yang berfungsi sebagai penurun tekanan media pendingin, dan yang terakhir adalah eveporator yang dalam sistem tersebut berfungsi sebagai penyerap panas udara dari luar yang mengalir dalam ruangan yang didinginkan. Cara kerjanya yaitu kompresor yang digerakan dengan tenaga mesin mobil memompa dan mengalirkan media pendingin atau freon yang berbentuk gas ke dalam sistem ini dengan tekanan tertentu. Selanjutnya media pendingin atau freon dialirkan ke kondensor dan di dalam kondensor ini freon didinginkan dengan cara melepaskan panas ke udara melalui sirip-sirip kondensor sehingga mengubahnya menjadi bentuk cair. Kemudian media pendingin yang telah berubah menjadi bentuk cair dialirkan ke komponen selanjutnya yaitu filter atau dryer. Di dalam dryer dilakukan penyaringan dan pengeringan uap air yang masih ikut beredar di dalam sistem. Setelah itu media pendingin yang telah difilter dialirkan ke katup ekspansi untuk menurunkan tekanan media pendingin. Oleh karena tekanannya turun, maka media pendingin menjadi kabut yang memiliki temperatur rendah.

Media pendingin yang memiliki tekanan dan temperatur rendah dialirkan ke eveporator , eveporator menjadi dingin, udara yang mengalir melalui sirip-sirip eveporator dan diserap panasnya. Terakhir, udara yang temperaturnya telah turun dialirkan ke dalam ruang kendaraan. Demikianlah ulasan singkat tentang komponen dan cara kerja sistem AC mobil, semoga bermanfaat. Baca juga Teknologi mobil listrik.

Loading...