Cara Kerja Mesin Jet Turbofan

By Categories : Tekno

Mesin jet bukanlah hal yang asing di telinga kita. Ketika mendengar kata tersebut, bayangan pesawat terbang tiba-tiba muncul. Mesin jet memang dekat dengan industri pesawat terbang. Semua pesawat terbang, mulai dari pesawat tempur hingga pesawat komersil. Meski pesawat terbang bukanlah hal yang asing, namun tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana cara kerja mesin jet pesawat terbang. Ada 3 macam mesin jet yang telah dikenal oleh dunia, yaitu turbojet, turboprop dan turbofan. Mesin turbojet merupakan cikal bakal mesin turbofan. Mesin ini pada mulanya digunakan oleh pesawat terbang. Seiring perkembangan teknologi, mesin turbojet dan mesin turboprop kini telah sepenuhnya digantikan oleh mesin turbofan yang lebih efisien. Bisa dikatakan jika mesin turbofan merupakan penyempurnaan dari mesin jet generasi sebelumnya.

Cara Kerja Mesin Jet Turbofan

Secara umum, ketiga mesin jet tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut ini:

  • Mesin turbojet memiliki daya dorong mesin yang paling kuat, namun memiliki kelemahan yaitu boros bahan bakar. Oleh karena itu mesin turbojet cocok digunakan untuk pesawat militer seperti sukhoi atau F16.
  • Mesin turboprop memiliki kelemahan kecepatan dan kemampuan mesin yang terbatas. Mesin turboprop hanya dapat digunakan setinggi 25 ribu kaki. Itulah kenapa mesin turbofan dikembangkan.
  • Mesin turbofan menjawab kelemahan yang ada pada generasi sebelumnya. Mesin ini cocok dipakai oleh pesawat komersial karena irit, dan memiliki kemampuan dorong yang baik.

Mesin turbofan terdiri atas kipas (baling-baling) dan mesin turbojet. Udara yang masuk akan melewati baling-baling menuju mesin turbojet. Udara tersebut digunakan untuk menggerakan kipas, sisanya dibakar sebagai penggerak (daya dorong). Untuk lebih detail mengenai cara kerja mesin jet dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Udara masuk melewati blade yang disebut dengan low pressure compressor atau disingkat LPC. Dari sini, udara akan melewati blade yang lebih kecil yang disebut dengan high pressure compressore atau HPC.
  • Udara kemudian masuk ke mesin pembakaran. Setelah diberikan ignition hingga suhu naik, udara kemudian disemprot dengan bakar bakar. Proses pembakaran ini akan meciptakan daya dorong.
  • Energi dorong ini akan menggerakan high pressure turbin atau HPT yang terhubung langsung dengan HPC. Dari sini udara akan kembali menggerakan low pressure turbin atau LPT yang juga terhubung langsung dengan LPC.
  • Berapa daya dorong yang dihasilkan? Daya dorong yang dihasilkan hanya 25 persen saja. Sisanya berasal dari dorongan blade (LPT) sekitar 75 persen. Tempat blade sengaja dibungkus oleh chasing tertentu untuk memusatkan aliran udara, sehingga mesin turbofan menjadi lebih irit bahan bakar.

Itulah cara kerja mesin jet yang bisa anda ketahui. Ke depan barangkali akan ada pengembangan lebih lanjut. Baca juga Pesawat tempur tercepat di dunia.

Loading...