Mengobati Penyakit Pernafasan Pada Ayam Ternak

Berkat ketekunan dan semangat belajarnya yang tinggi, Aris Fauzan dipercaya sebagai manager kandang di peternakan layer (ayam petelur) Bintang Mas KK, Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sebelumnya, ia bertugas sebagai anak kandang selama lima tahun dari tahun 2010-2015. Tidak hanya satu peternakan layer saja yang dikelolanya, tapi juga 50 kemitraan Bintang Mas KK yang tersebar di wilayah Padang Pariaman serta satu toko obat-obatan hewan.

Mengobati Penyakit Pernafasan Pada Ayam Ternak

“Keseharian saya selain mengecek kondisi ayam dengan populasi kurang lebih 40.000 ekor di kandang Bintang Mas KK, dan sekitar 50.000 ekor ayam di seluruh kemitraan, juga mengelola toko obat hewan. Saya sangat menikmati pekerjaan ini,” tutur Aris.

Cegah Penyakit Pernapasan Ayam
Dalam mengelola peternakan tentunya banyak lika liku yang dihadapi. Salah satunya adalah penyakit ayam. Aris bercerita bahwa sering kali peternakan dan mitranya mengalami permasalahan penyakit pernafasan seperti Coryza dan ILT (Infectious Laryngo Tracheitis). Menurutnya, kondisi cuaca yang ekstrim, populasi ayam yang terlalu padat, serta kondisi kandang yang kurang terjaga higienitasnya dapat memicu timbulnya penyakit ini.

Lanjutnya, vaksinasi menjadi salah satu upaya pencegahan. Diiringi dengan pengelolaan kandang dengan baik dan benar. Namun jika sudah muncul gejala seperti ngorok, ia langsung mengambil tindakan dengan memberikan obat. Sebelum mengenal Medion dari Tim Technical Sales-nya, Aris menggunakan produk obat-obatan dari perusahaan lain.

Namun karena ada kendala yang tidak bisa diselesaikan di lapangan, akhirnya Aris beralih ke produk Medion. “Seluruh obat-obatan dan vaksin di peternakan kami menggunakan produk Medion. Sejauh ini kami sangat puas dengan kualitas dan pelayanannya. Tim Medion selalu siap membantu saat kami butuhkan”, ucap Aris.

Sudah tiga tahun ini, ia menggunakan produk Mediherba yaitu Respitoran untuk mengatasi penyakit pernapasan ayam. Respitoran merupakan Obat Herbal Terstandar (OHT) bagi peternak yang berbentuk cair. Produk ini terbukti dapat membantu mengatasi gangguan pernapasan saat infeksi bakterial seperti CRD dan Coryza, serta infeksi viral seperti ILT, ND, dan IB.

Aris menerangkan, untuk mengatasi reaksi post vaksinasi, Respitoran diberikan setelah vaksinasi ILT. Respitoran tersebut dicampur dengan air minum, dan diberikan selama 3 hari berturut-turut. Sedangkan untuk pengobatan, dosis yang diberikan adalah 1 ml per 2 liter air minum atau 0,1 ml per kg berat badan unggas. “Khusus untuk pengobatan, Respitoran diberikan bersamaan dengan antibiotik. Antibiotik yang kami gunakan juga semuanya dariMedion. Respitoran dan antibiotik diberikan selama 5 hari berturutturut.” ungkap Aris.

Aris mengaku kualitas produk Respitoran sangat bagus. Dibuktikan dengan ayam kembali sehat setelah hari ke 3 pengobatan. Produk ini aman digunakan dan tidak menimbulkan efek samping, karena diformulasikan dengan bahan-bahan alami. “Saya sangat puas dengan Respitoran. Kami juga belum pernah menerima komplain dari pelanggan yang membelinya di toko obat kami,” tegasnya. Aris berharap Medion terus meningkatkan kualitas dan memperbanyak variasi ukuran kemasan.